Marilah kepada-Ku,
semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Saturday, June 4, 2016

AKU BENCI DENGANNYA

Aku benci dengannya.

Dia..
Dia pasti teman baikmu.
Dia sangat mengenalmu.

Aku benci dengannya.

Dia..
Dia tak sopan.
Dia tak kenal waktu.
Dia tak tahu diri.
Dia tak kenal permisi.
Dia tak pernah minta izin.
Dia datang.
Dia pergi begitu saja.

Aku benci dengannya.

Dia datang saatku bekerja.
Dia datang saatku makan.
Dia datang saatku bernyanyi.
Dia datang saatku bersama teman-temanku.
Dia datang saatku sendirian.
Dia datang saatku berpikir.
Dia datang saatku termenung.
Dia datang saatku minum.
Dia datang saatku mandi.
Dia datang saatku rapat.
Dia datang saatku sedang tak ingin diganggu.

Aku benci dengannya.

Setiap kali dia datang, dia selalu menceritakan tentangmu.

Mengganggu.

Pernah suatu kali dia datang saatku sedang tidur,
Padahal aku sudah mengunci pintu kamarku.
Tapi dia tidak kehabisan cara.

Dia masuk dalam mimpiku.

Dan dia berkata :
"Sedang apa, Yo ?
Jemput aku di bandara yaa.."

Ahhh.. aku benci dengannya.


. N A M A N Y A   R I N D U .



Lot of Love,



_yL_

Saturday, May 2, 2015

MY FIRST STAIR

Ini adalah lanjutan dari Yohanna's Life Journey yang sebelumnya, sudah dibaca ?? jika belum bisa diintip disini

To be honest, it's quite hard for me to share my life story. I am a bit worry people will see me as someone who want to show off about what I have done. It's not my purpose! I wish you'll see me as someone who want to help you out from your "box". Okeyyy??

Jadi... jika saya tidak salah, saya sudah lulus sidang komprehensif itu pada tanggal 21 Februari 2012 dan puji TUHAN sekali saya lulus sidang dengan nilai A, beyond my expectation, Sir!!! Dan saya baru wisuda pada tanggal 17 Juli 2012. Hari besarku!

Saat baru lulus kuliah, saya melamar kerja kebanyaaaaaakkkkk sekali tempat. Kamu tahu Jobstreet ?? Setiap hari saya membombardir hampir semua info loker yang masuk ke imel saya. Dari beberapa perusahaan yang saya lamar, Bapa hampir selalu meluangkan waktunya untuk mengantar saya. Hemmm terlalu sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata, sesungguhnya. Saya pernah merasa sangat sedih ketika salah saat naik angkot dan salah turun, sedang uang udah ngepas, lalu jalan kaki sekitar 1 kilo  saat siang bolong. You know how I feel ? Yaa TUHAN tolong jangan lepaskan tangan-MU. Jangan biarkan aku gagal, Bapa.. Berusaha berdiri di atas kaki sendiri itu susah, Kawan!!

Sooo this is my first stair..
Marthin Luther King Jr.'s Quote
Saya pertama kali mengenal yang namanya bekerja itu sebagai Auditor Internal pada PT Nusantara Surya Sakti alamatnya di Jl.Cideng Barat No.76, Tanah Abang - Jakarta Pusat. Perusahaan keuangan yang bergerak sebagai dealer motor Honda seperti Adira Motor dan sejenisnya. Dan sebagai Auditor Internal di sebuah dealer motor, pekerjaan saya muter-muter antara kantor pusat dan kantor cabang terkait persediaan internal, database BPKP, dan keuangan perusahaan juga tentunya.


Yohanna's Life Journey May 15, 2012
Apakah kalian mulai bertanya-tanya "rumah Yohanna ini di Bekasi Timur, close to Tambun Selatan pula, lalu kantornya di daerah Tanah Abang, berapa yaa gajinya ???" kamu-kamu yang fokus pada gaji dan gak berani berjuang pasti gak bakalan mau nerima pekerjaan ini. Sebagai informasi, dari rumah ke Bulak Kapal naik ojek Rp 5,000.- dari Bulak Kapal ke Tanah Abang jika naik bus, dulu bus ekonomi Rp 4,500.- bisa 3 jam sendiri, jadi klo PP (Pulang-Pergi) bisa 6 jam habis di jalan, klo naik bus AC hanya berbeda di harga aja Rp 6,500.- itu klo naik bus.. Jika naik kereta itu bisa sedikit lebih cepat, sekitar 2 jam perjalanan sekali jalan cumaaa mahal bangetttttt! Dari Bulak Kapal ke St.Bekasi naik angkot Rp 2,500.- lalu naik kereta dari St.Bekasi-St.Manggarai-St.Bekasi dengan biaya Rp 8,500.- lalu dari St.Tanah Abang ke kantor klo naik angkot kena Rp 2,000.- tapi klo naik ojek bisa kena Rp 5,000.-

Lalu opsi transportasi manakah yang Yohanna ambil ? Saya hampir selalu naik kereta kalo berangkat kerja dan untuk pulangnya pun demikian, tapi ada beberapa kombinasi, seperti klo pulangnya dari kantor ke St.Tanah Abang saya memilih jalan kaki. Capek?? Tidak. Itu bagian dari perjalanan hidupku. :-))

Jadi total ongkos perhari itu sekitar Rp 37,000.- ditambah makan siang jadilah sekitar Rp 50,000 dan jika ikut makan malam bisa jadi Rp 65,000.-/hari. Dengan hari kerja 6 hari dalam seminggu, berarti total pengeluaran saya untuk biaya hidup itu bisa Rp 1,500,000.- dalam satu bulan. Jadi berapakah gaji saya kala itu?? Gaji saya pertama hanya Rp 1,750,000.- Tidak, saya tidak bercanda. Saya ulangi sekali lagi yaa.. GAJI PERTAMA SAYA HANYA RP 1,750,000.- Dan itu bertahan sampai saya keluar dari kantor itu. Besar yaa?? Ahahahhaaa

Yohanna's Life Journey May 24, 2012
Saya adalah orang yang tidak terlalu perduli soal gaji pada kala itu (baca baik-baik kalimat saya - penekanan pada setiap kata yang ada). Dan itu memang benar. Saya melihat diri saya sebagai orang yang saat itu pantas dibayar rendah karena saya belum punya pengalaman, perusahaan yang mau menerima saya harus mengajari saya banyak hal, sangat banyak hal. Dan yang terpenting bagi saya adalah "waktu terus berjalan, setiap beberapa bulan akan ada lulusan sarjana akuntansi selanjutnya, dan jika saya tidak sesegera mungkin menemukan tempat berpijak, maka saya akan kalah dengan anak-anak baru berikutnya".

Hemmm..
Ada quote keren yang sampai saat ini masih saya ingat dan sering saya katakan pada orang yang bercerita kepada saya mengenai masalah gaji :
"Bekerjalah. Dibayar se-murah apapun, bekerjalah. Semut saja bekerja. Lalu jika Anda sudah merasa 'saya harusnya dibayar lebih' mintalah pada atasan Anda untuk membayar Anda lebih, dan jika bos Anda tidak mau membayar Anda lebih dari apa yang Anda terima sekarang, maka keluarlah! Tapi pastikan dulu bahwa Anda memang memiliki 'sesuatu' untuk dibayar lebih."
Itulah alasan lain mengapa saya tidak masalah untuk dibayar murah kala itu. Saya belum ada di titik dimana saya bisa meminta dibayar lebih karena saya masih harus belajar.

Hidup itu tidak selalu soal uang
- Yohanna's Life Quote
Saya bekerja disini tidak lama, hanya sekitar beberapa bulan sampai akhirnya saya keluar bukan karena gaji tapi karena saya sudah merasa cukup berkembang disana dan saya tidak akan bertumbuh lebih jika tetap disana. Alasan ini tidak dibuat-buat, memang begini adanya.

Dan proses belajar saya tidak berhenti sampai disini. Saya masih dan akan terus belajar sampai nanti tiba saat dimana saya dipanggil untuk pulang. . .



*to be continued*



Lot of Love,



_yL_

Wednesday, April 22, 2015

Share to Hears

Hollaaa..
Sudah lama yaa gak cerita-cerita disini..
*basi*

Apa kabarnya pembaca blog-ku ?
*basi lagi dan berasa banyak yang baca*

Saya sekarang mau sharing sedikit mengenai pengalamanku dan hal-hal yang terjadi dihidupku. Kenapa tiba-tiba saya mau share ? Karena semakin kesini, semakin merasa "ya saya mengerti"..

Mengerti apa ?

Mengerti apa yang di maksud dengan kalimat,
"Jika kamu setia pada perkara kecil, kamu akan dipercayakan perkara yang lebih besar"

Saya harap sharing saya ini bisa sedikit memotivasi teman-teman diluar sana tanpa bermaksud untuk menggurui tentunya..

Yang orang lain tahu adalah saya yang sekarang. Yohanna yang sekarang. Yang orang lain tidak tahu adalah perjalanan saya sampai disini. Mereka tidak tahu bagaimana saya memperjuangkan mimpi saya, bagaimana saya selalu direndahkan selama masa sekolah dulu dan bagaimana bangganya orang tua teman-teman saya yang dulu semasa sekolah anaknya selalu "di depan" saya.

Sedikit flashback..

Dulu sewaktu SMP saya pernah seangkot dengan orang tua temanku di gereja lalu kami berbincang-bincang sejenak..
Ibu Teman (IT) : "Yana dapet di SMP mana ?"
Yohanna Lucyana (YL) : "Ohh aku dapet di SMP 11."
IT : "Masuk kelas berapa ?"
YL : "Aku masuk 1.11 (kelas 1 ruang 11), Inang.."
IT : "Ohhh kamu di belakang yaa.. si *a** (anaknya) di SMP 1 terus masuk 1.3 (kelas 1 ruang 3) karena disana diurutin berdasarkan yang paling pintar.."


Lalu apa karena saya masuk kelas 1.11, apa berarti saya bodoh?
Saya hanya tersenyum menahan kecewa. Saya bisa saja membela diri karena sesungguhnya saat saya masuk SMP 11 pada waktu orientasi saya masuk ruang 2 yang klo saya tidak salah ingat saya urutan 56 kala itu, tapi begitu masuk kelas dipecah yang pintar-pintar tidak ditaruh di satu kelas. But there is a good side, perbincangan dengan Ibu temanku itu membuatku mengerti bahwa yang namanya direndahkan itu tidak enak, jadi saya gak mau lama-lama ditempat tersebut.

Namun, pandangan rendah yang saya harap segera berakhir itu tidak berhenti sampai disitu teman-teman,, masa SMP adalah 3th pertama dipandang rendah - hati panas dan ketika SMA saya mengalaminya lagi karena saya masuk SMA Ananda Bekasi yang artinya itu SMA swasta sedang temanku itu masuk SMA Negeri favorit Bekasi. Masa SMA adalah 3th berikutnya dipandang rendah - mau melawan tidak mampu. Lalu di jenjang kuliah pun saya kembali lagi dipandang rendah. Saya hanya bisa masuk Fakultas Ekonomi di Universitas Persada Indonesia Y.A.I Salemba, universitas swasta yang terkenal karena sering tawuran. Dan temanku itu lagi-lagi berhasil masuk kampus negeri yang tentunya terkenal dengan mahasiswa pintar dengan jaket kuningnya. *bedanya jauhkan bagian terkenalnya?????* Masa kuliah adalah 3.5th berikutnya dipandang rendah - sudah biasa - I don't care!
   
Foto Yohanna SMA 01
Foto Yohanna SMA 02

Foto Yohanna SMA 03

Saya berkuliah tanpa tahu mau jadi apa.. Kenapa ? Karena sejujurnya saya sangat ingin masuk Fakultas Psikologi, berdasarkan tes bakat pun memang saya jatuh cinta dengan dunia psikologi. Tapi itulah hidup, Papa saya sangat berharap saya masuk bidang ekonomi saja. Dan saya mengalah untuk mimpi saya jadi psikolog, terjadilah seperti harapan Papa, saya masuk dunia ekonomi. Saya berkuliah dengan prinsip "yang penting belajar aja, nilai bagus ortu senang, soal nanti mau jadi apa yaa liat nanti aja.."

Saya tersesat. Kuliah di jurusan yang tidak disukai itu tidak mudah, hanya sebagian orang yang tahu bagaimana saya belajar, menghapal, berlatih, bahkan sangkin bodohnya saya sampai MERANGKUM SEMUA buku-buku kuliah kala itu. Alasannya ? Karena cara dosen mengajar tidak masuk di otak saya dan saya gak mau nilai saya jelek.

Foto Yohanna Malaba 2012
Lalu apa hanya sampai disitu ? Tidak!
Saat semester 2 atau 3 saya minta dibelikan alat perekam sebagai hadiah semester 1 yang tujuannya untuk merekam apa kata dosen selama di kelas dan saya pelajari kembali di rumah. Klo dipikir-pikir, membuat saya senang itu mudah, untuk IP sebesar 4.00 kala itu saya hanya dibelikan 1 HP Nokia CDMA dan sebuah alat perekam yang jika ditotal harganya tidak sampai 800rb rupiah. *bahagia itu sederhana*


"Jika usahamu seperti orang yang mau jadi nomor 1, maka kalaupun gagal, kamu paling jatuh di nomor 3" 
Itulah hal lain yang saya yakini.. Dan memang, dengan usaha yang seperti itu, PUJI TUHAN nilai saya selalu di atas 3. Namun, meski IPK saya selalu di atas 3, saya tidak punya tujuan akhir yang mau saya capai, saya tidak tahu mau jadi apa..

Tapi nampaknya TUHAN kasian sama saya.. *hehhee*
DIA tidak cukup tega melihat saya direndahkan terus menerus. DIA tidak cukup tega melihat saya berjalan tanpa tujuan, tanpa mimpi. Di semester 6 saya menemukan cita-cita saya setelah seorang dosen berkata,
"kamu kuliah mau jadi apa ? klo belum tau mau jadi apa dan pengetahuan akuntansinya masih belum kuat, yaa jadi auditor aja dulu.. sekalian jalan-jalan gratis."
Masih teringat jelas dipikiranku, pulang dari kampus hari itu saya bilang sama Papa,
"Paaa.. aku udah tahu sekarang mau jadi apa setelah lulus nanti.."
"Mau jadi apa emang ?"
"Aku mau jadi auditor!"
Saya berterimakasih kepada Ibu Cici yang dipakai TUHAN untuk menunjukkan saya harus mulai darimana ketika lulus nanti. *kisessss*

Saya semakin semangat untuk menyelesaikan kuliah saya yang saat itu tinggal beberapa bulan lagi. Setelah mengalami masa bangun jam 1 malam, tidur jam 4 subuh, bangun lagi jam 6 pagi, tidur cuma 2 jam hampir setiap hari lalu nyuri-nyuri waktu tidur di bus dan di kampus. Sampe sakit gejala typus seminggu sebelum sidang, diare, dan segala perjuangan hingga sampai di titik pasrah saya berdoa sambil nangis di gereja. Dan saya merasa lega.

Klo diinget lagi, bagaimana dulu....
Hemmmmm.. saya bersyukur karena perjuangan akhir kuliah pun berbuah manis, saya lulus dengan IPK 3.56 dan masuk dalam kelompok wisudawan/i terbaik pada masa itu. Bangga. Sangat bangga! Mendengar nama saya "YOHANNA LUCYANA" dipanggil ke podium dan melihat Papa serta Mama berdiri sambil melambai-lambaikan tangannya kearah saya, melihat Mama menangis bahagia dan saya berjalan dengan yakin menyambut gelar baru itu "TUHAN.. saya ingin membahagiakan mereka.." ucapku dalam hati.


Mama - Yohanna - Papa
Best Graduates from Accountancy
Foto Wisuda Yohanna 17 Juli 2012


Lalu setelah lulus apakah semua berjalan sesuai rencanaku ?

*to be continue*



With Love,



  _yL_

Tuesday, August 19, 2014

D E J A V U

Aku merasakannya lagi.
Aku merasakannya lagi, Kawan..

Berada di situasi yang sama dengan dulu rasanya seperti,
"aku pernah ada disini, dulu.."

Aku tidak paham harus bagaimana, hati dan pikiran ini berkata lain..
"Kamu pernah ada disini, dulu kamu jatuh..
  Apa sekarang mau jatuh lagi, 'Na ??"

Inilah alasannya mengapa aku malas berhubungan dengan keadaan ini,
saat dimana hati dan pikiran berjalannya gak seiringan..
saat dimana aku banyak menghela nafas dan berkata "aku harus gimana ??"..
saat dimana hening dan sepi adalah kawan paling setia..
saat dimana menangis ditengah malam menjadi aktivitas yang "wajar"..

Bagaimana caranya supaya "mengerti" itu menjadi sesuatu yang harus??
Aku benci keadaan dimana aku membutuhkanmu, namun kamu tak mengerti.
Aku benci keadaan dimana aku ingin bermanja denganmu, namun kamu tak peka.
Aku benci keadaan dimana aku ingin bercerita denganmu, namun kamu ngantuk - tak punya waktu.

Tidakkah kamu mengerti ?
Aku benci keadaan dimana kamu bisa dengan mudah berkata rencanamu, harapanmu, niatmu dan keinginanmu. Sedang disaat yang sama aku tak bisa berkata apa rencanaku, harapanku, niatku dan keinginanku.

Tidakkah kamu tahu ?

Aku benci saat dimana aku dan usahaku tidak dihargai.

Bagaimanakah caranya supaya kamu mengerti aku, Kawan ?





With Love,



  _yL_

Friday, August 1, 2014

S I A P

Hemmmm...

Aku belajar satu kata hari ini, 

                    S   I   A   P

Ternyata hidup ini tak lebih dari sekedar kesiapan kita untuk menerima dan melepaskan sesuatu.
dan kata "SIAP" ini pun membuatku bertanya pada diri ini,

  • Seberapa siapkah diri ini disakiti ?
  • Seberapa siapkah diri ini melangkah maju ?
  • Seberapa siapkah diri ini meninggalkan semua yang telah berlalu ?
  • Seberapa siapkah diri ini membuka halaman selanjutnya dari perjalanan hidup ini ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk merasa bahagia ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk melepaskan ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk kehilangan ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk bermimpi lebih ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk memaafkan mereka ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk menerima perkara yang baru ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk melupakan mimpi buruk itu ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk membuka diri ?
  • Seberapa siapkah diri ini untuk melembutkan hati ?
  • Seberapa siapkah diri ini mempercayai DIA untuk memimpin langkah ini ?
Beberapa diantara kita (saya khususnya) merasa bahwa "SAYA SIAP!"
namun ketika melihat kenyataan yang ada, mendadak tidak siap..
seketika kemudian langsung ingin mundur, menjauh dan menghilang.
Apakah dirimu juga merasakan hal yang sama ??

TUHAN,,
mau nangis rasanya jika mengingat betapa rapuh diri ini......


TUHAN,,
banyak sekali hal yang mengganggu hati dan pikiran ini, tidakkah ENGKAU tahu pikiranku ??

TUHAN,,
sudah lama sekali aku gak bilang "I wanna go home, Dad!"
And now I don't wanna go home, I wanna stay here, I want to make them happy.

TUHAN,,
siapkah hati ini untuk bisa mengerti rencana-MU..




With Love,


_yL_

Wednesday, July 30, 2014

SAKSI SEJARAH

Nak..

Ibumu ini dulu pernah jadi saksi sejarah Indonesia, negeri kita tercinta ini.

Dulu..
Pada tahun 2014, Jakarta, Ibukota Indonesia, pernah punya Gubernur seorang Nasrani.
Beliau itu keturunan Tionghoa.
Dan untuk pertama kalinya panggilan akrab untuk pemimpin Jakarta bukan lagi "Bang" tapi "Koh".
Namanya Bapak Basuki Tjahaja Purnama.


Lot of Love,



_yL_

Monday, July 14, 2014

Aku Kembali! *\(^.^)/*

Sudah lama juga rupanya aku gak berbagi cerita disini.. :-)

Apa kabar, Kawan ??

Hidupku sekarang tidak banyak berubah dengan aku yang dulu.
Aku yang sekarang adalah aku yang lama namun memiliki sudut pandang yang berbeda akan beberapa hal dibandingkan aku yang dulu.

Aku sekarang bekerja sebagai auditor.
PUJI TUHAN!
Suratku untukNYA sudah di jawab "IYA" :'))

Ini tahun ke-2 aku menjadi auditor.
Bahagia. Sedih. Capek. Semangat. Bersyukur.
Semua rasa jadi satu.
Betapa rencana TUHAN dalam hidupku benar-benar gak bisa aku prediksi.
Saat aku sudah nyaman dengan lingkungan kerja yang satu, tiba-tiba datang tawaran di tempat lain, tempatku sekarang.

Yang paling aku syukuri dalam hidup ini adalah bagaimana cara-NYA menjagaku, memeliharaku, menjauhkanku dari hal-hal yang Ia tau pasti dapat mengecewakanku.

DIA selalu ada.
DIA tidak pernah meninggalkanku.
DIA bahkan tau kapan aku akan menangis, dan dalam diam dan tangisku aku merasakan bagaimana eratnya Ia memelukku, dan aku seakan mendengar Suara-NYA :
"Sabar Yohanna, AKU sedang membentukmu. Rasanya memang tidak enak. Tapi AKU akan membantumu melewati masa-masa ini. Genggam erat tangan-KU, AKU tidak akan pernah meninggalkanmu dan membiarkanmu menghadapi semua ini sendirian."
Hal terindah adalah saat Ia membuatku mengerti bahwa kalkulatorku dan kalkulator-NYA tidak sama, pola pikirku dan pola pikir-NYA tidak sama, rencanaku dan rencana-NYA tidak sama, cara kerjaku dan cara kerja DIA tidak sama.

DIA membuatku meletakkan harapanku, impianku, cita-citaku, kehidupanku, masa depanku, pergumulanku, semua milikku di tangan-NYA, dengan sukarela.
IA melatihku untuk percaya bahwa aku telah meletakkannya di tempat yang tepat.
IA melatihku untuk percaya pada perhitungan-NYA.
IA melatihku untuk percaya pada pikiran-NYA.
IA melatihku untuk percaya pada rencana-NYA.
IA melatihku untuk percaya pada cara kerja-NYA.


Dengan percaya, aku melihat kuasa-NYA yang selalu berada di atas kuasaku.

Aku yang sekarang adalah Yohanna yang belajar. (^.^)v




With Love,
_yL_

Tuesday, September 25, 2012

Mengapa Aromaterapi Membuat Orang Merasa Lebih Baik?


Berbagai aromaterapi ditawarkan untuk dapat membuat pikiran tenang, menghilangkan stres juga mengembalikan semangat. Tapi tahukah Anda mengapa menggunakan aromaterapi dapat membuat orang merasa lebih baik?

"Kenapa aromaterapi membuat orang merasa lebih baik? Karena dia punya bau yang enak dan bau yang enak itu menyenangkan. Aroma-aroma tertentu juga bisa membangkitkan kenangan dan memori yang juga mempengaruhi emosi," ujar Rina Poerwadi APDHA,CIMI,PMC(IMIS), praktisi dan pendidik aromatherapy holistik.

Rina melanjutkan, memori dan kenangan yang bangkit dengan menggunakan aromaterapi nantinya akan membantu healing (penyembuhan) dan juga membantu mengeluarkan emosional tertentu.

"Untuk merilis emosi itu kan nggak bisa sendiri. Biasanya ada orang yang bisa mengeluarkan emosinya dengan curhat, tapi tidak semua orang bisa begitu. Nah, aromaterapi salah satunya bisa membantu orang untuk merasa lebih baik," lanjut Rina yang menempuh pendidikan aromatherapy holistik di Hong Kong.

Aromaterapi biasanya menggunakan minyak essensial yang telah diekstraksi dari berbagai bagian tanaman, seperti bunga (jasmine dan lavender), akar (jahe), daun (daun jeruk), kulit (kulit jeruk mandarin dan lemon) dan kulit batang (kayu manis).

Bagian tanaman (teurapic plant) yang digunakan tentunya mengandung bahan esensial tertentu yang berkhasiat.

"Essensial oil diambil dari teurapic plant yang punya isi atau khasiat yang berbeda-beda dan unsur kimia tertentu, seperti alkohol, antiseptik, antiviral, dll," jelas Rina, yang juga instruktur pijat bayi dan konsultan untuk pijat anak.

Menurutnya, aromaterapi bisa mengembalikan keseimbangan tubuh secara keseluruhan (holistic).

Lanjut Rina, aromaterapi itu tidak hanya berupa inhalasi (yang dihirup) atau di bakar, ada juga aromaterapi yang bisa digunakan dengan cara dibalur (untuk massage), di kompres (untuk meredakan demam) atau digunakan untuk berendam.

Berikut beberapa jenis minyak essensial dan kegunaannya seperti :
  1. Camomile, bisa membuat rileks dan menenangkan serta menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan penuaan.
  2. Clary sage, bisa menenangkan dan untuk menguatkan serta membersihkan pikiran.
  3. Cypress, bisa untuk revitalisasi, obat pengkelat, untuk menghilangkan bengkak, mengurangi sakit kram pada saat menstruasi, tapi sebaiknya hindari pada 1-3 bulan masa kehamilan.
  4. Eucalyptus, bisa digunakan untuk antiseptik, obat bengkak dan membantu masalah pernafasan.
  5. Grapefruit, bisa digunakan untuk refreshing, detoksifikasi, pembersih, untuk melegakan saraf, dan merilekskan otot.
  6. Jasmine, bisa digunakan untuk menenangkan, aprodisiak, antidepresi, tapi sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan dan jika kulit sensitif.
  7. Lavender, bisa digunakan untuk antiseptik, menenangkan dan melegakan.
  8. Lemon, bisa melegakan, memberi semangat, menyegarkan serta meningkatkan mood.
  9. Mandarin, bisa menenangkan, merilekskan, memberikan sensasi kedamaian dan bisa digunakan oleh anak-anak.
  10. Pepermint, bisa digunakan sebagai antiseptik, stimulan dan menghilangkan nyeri.
  11. Sandalwood, bisa digunakan sebagai penyeimbang, aprodisiak, antiseptik, untuk mengobati batuk dan radang tenggorokan.
  12. Tea Tree, bisa digunakan sebagai antibakteri, antivirus, antijamur, mengontrol ketombe dan mengatasi masalah kulit.

Tuesday, September 18, 2012

Surat Untuk Tuhan

Tuhan Yesus,
tolong aku...

Tuhan tahu kan kalau aku baru menemukan cita-citaku waktu aku mengenal mata kuliah Audit, semester 6.
Tuhan, aku sekarang sudah lulus kuliah. namaku sekarang jadi Yohanna Lucyana, SE.. :-)

Bapa,
aku bingung..
aku pengen banget jadi auditor.
tapi kok kayaknya ada aja cara buat gagal.
sampai kadang sudah hopeless rasanya.....

hemmmm...
aku sekarang banyak merenung, Bapa...
banyak pertanyaan dalam hatiku.
apa arti kegagalan ini ??
apa aku emang gak pantes jadi auditor ??
apa aku harus menyerah ??
apa aku harus mencoba lagi, lagi, dan lagi dulu sampai pada akhirnya aku akan berhasil ??
 ...

Tuhan, kadang dalam doapun aku suka bercerita tentang masalah ini bukan ??
lucu yaa waktu aku curhat sama Tuhan, aku suka bilang,
"Tuhan Yesus..
Jawaban doaku apa sih ??
Jawab ngapa, Tuhan :'(( "

Tuhan tahu kan ??
aku nangis waktu ngetik ini..
aku sedih, Bapa..

Dear God, am I asking to much ??


Ampuni aku Tuhan jika aku memang terlalu banyak meminta padaMU
tapi kalau bukan sama Tuhan, sama siapa lagi aku meminta ?? :|
Tolong aku, Tuhan...


With Love,
_yL_

Tuesday, September 11, 2012

Untuk Dia, yang Pernah Membuatku Tersenyum

Hai kamu yang sedang membaca postingku ini..
Iya, kamu :)
Aku yakin, kamu pasti masih suka membuka situs ini.
Mencari tahu tentangku.
Mencari aku.

Apa kabarmu ??
Bahagiakah kamu sekarang ??
Apakah senyum yang aku lihat Minggu kemarin itu nyata ??
Apakah senyum itu berasal dari hatimu yang benar-benar bahagia ??
Kenapa aku melihat senyum itu hanya sebuah kebohongan??
Seperti yang selalu kamu lakukan dulu.

Samuel..
Samuel..
Samuel..
mungkin hanya lewat cara ini aku bisa menyampaikan kata-kata ini..

Aku yang pernah menjadi masa lalumu..
Aku yang nyaris menjadi bagian dari masa depanmu..
Aku yang ketika bersamamu tak pernah berani bermimpi lebih..
Aku yang sendari awal telah menyadari bahwa hubungan kita memang tidak akan bertahan lama..
Aku yang meninggalkanmu.

Tidakkah kata-kataku cukup jelas ??
Tidakkah bahasa yang aku gunakan sejalan dengan bahasamu ??
Tidakkah kamu pahami itu ??
Tidakkah ??

Pernahkah aku menuntutmu ??
Memaksamu melakukan perintahku ??
Membentakmu di depan teman-temanmu ??
Membentakmu di depan keluargamu ??
Membentakmu di dalam istanamu ??
Pernahkah ??

Coba lihat posisiku
Coba lihat tempatku
Coba lihat keadaanku
Coba lihat rasa sayangku yang telah pergi
Coba lihat perasaan kebas dalam hati ini
Cobalah melihat melalui sudut pandangku..

Samuel,
Bersama orang lain mungkin sikap keras kepalamu itu berguna..
Bersama orang lain mungkin urat lehermu itu berguna..
Bersama orang lain mungkin kebohonganmu berguna..
Bersama orang lain mungkin senyum & tawa palsumu itu berguna..
Bersama orang lain.
Bersama orang lain,  Samuel.
Bukan bersamaku.


With Love,
_yL_


Friday, September 7, 2012

Mahkamah Agung - MA



Mahkamah Agung (disingkat MA) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Konstitusi dan bebas dari pengaruh cabang-cabang kekuasaan lainnya. Mahkamah Agung membawahi badan peradilan dalam lingkungan peradilan umum, lingkungan peradilan agama, lingkungan peradilan militer, lingkungan peradilan tata usaha negara.

A.  Tugas dan wewenang Mahkamah Agung (MA)

Menurut UU no. 14 tahun 1985 30 Desember 1985, Mahkamah Agung  bertugas dan berwewenang untuk memeriksa dan memutuskan :
1.      Permohonan Kasasi
Kasasi adalah pembatalan atas keputusan Pengadilan-pengadilan yang lain yang dilakukan pada tingkat peradilan terakhir dan dimana menetapkan perbuatan Pengadilan-pengadilan lain dan para hakim yang bertentangan dengan hukum, kecuali keputusan Pengadilan dalam perkara pidana yang mengandung pembebasan terdakwa dari segala tuduhan, hal ini sebagaimana ditentukan dalam Pasal 16 UU No. 1 Tahun 1950 jo. Pasal 244 UU No. 8 Tahun 1981 dan UU No. 14 Tahun 1985 jo. UU No. 5 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung.
2.        Sengketa tentang kewenangan mengadili
Kewenangan mengadili atau kompetensi yurisdiksi pengadilan adalah untuk menentukan pengadilan mana yang berwenang memeriksa dan memutus suatu perkara, sehingga pengajuan perkara tersebut dapat diterima dan tidak ditolak dengan alasan pengadilan tidak berwenang mengadilinya. Kewenangan mengadili merupakan syarat formil sahnya gugatan, sehingga pengajuan perkara kepada pengadilan yang tidak berwenang mengadilinya menyebabkan gugatan tersebut dapat dianggap salah alamat dan tidak dapat diterima karena tidak sesuai dengan kewenangan absolut atau kewenangan relatif pengadilan.
3.      Permohonan peninjauan kembali putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap
Permohonan  peninjauan kembali ini diatur dalam uu no. 14 tahun 1985 MA yang akan dilampirkan pada makalah ini.

B.  Kedudukan Mahkamah Agung (MA)

Mahkamah Agung merupakan tinggi negara sebagaimana yang tercantum dalam Ketetapam Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Indonesia Nomor III/MPR/1978 dan merupakan Lembaga Peradilan tertinggi dari semua lembaga peradilan yang dalam melaksanakan tugasnya terlepas dari pengaruh pemerintah dan pengaruh-pengaruh lainnya. Mahkamah Agung membawai 4 badan peradilan yaitu Peradilan Umum, Peradilan Militer, Peradilan Agama, dan Peradilan Tata Usaha Negara. Sejak Amandemen Ke-3 UUD 1945 kedudukan Mahkamah Agung tidak lagi menjadi satu-satunya puncak kekuasaan kehakiman, dengan berdirinya Mahkamah Konstitusi pada tahun 2003 puncak kekuasaan kehakiman menjadi 2, Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, namun tidak seperti Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi tidak membawahi suatu badan peradilan.
 

C.  Fungsi Mahkamah Agung (MA)

1.      Fungsi Peradilan

a.  Sebagai Pengadilan Negara Tertinggi, Mahkamah Agung merupakan pengadilan kasasi yang bertugas membina keseragaman dalam penerapan hukum melalui putusan kasasi dan peninjauan kembali menjaga agar semua hukum dan undang-undang diseluruh wilayah negara RI diterapkan secara adil, tepat dan benar.
b.   Erat kaitannya dengan fungsi peradilan ialah hak uji materiil, yaitu wewenang menguji/ menilai secara materiil peraturan perundangan dibawah Undang-undang tentang hal apakah suatu peraturan ditinjau dari isinya (materinya) bertentangan dengan peraturan dari tingkat yang lebih tinggi (Pasal 31 Undang-undang Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985).

2.      Fungsi Pengawasan

a.  Mahkamah Agung melakukan pengawasan tertinggi terhadap jalannya peradilan di semua lingkungan peradilan dengan tujuan agar peradilan yang dilakukan Pengadilan-pengadilan diselenggarakan dengan seksama dan wajar dengan berpedoman pada azas peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan, tanpa mengurangi kebebasan Hakim dalam memeriksa dan memutuskan perkara (Pasal 4 dan Pasal 10 Undang-undang Ketentuan Pokok Kekuasaan Nomor 14 Tahun 1970).
b.     Mahkamah Agung juga melakukan pengawasan terhadap pekerjaan Pengadilan dan tingkah laku para Hakim dan perbuatan Pejabat Pengadilan dalam menjalankan tugas yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok Kekuasaan Kehakiman, yakni dalam hal menerima, memeriksa, mengadili, dan menyelesaikan setiap perkara yang diajukan kepadanya, dan meminta keterangan tentang hal-hal yang bersangkutan dengan teknis peradilan serta memberi peringatan, teguran dan petunjuk yang diperlukan tanpa mengurangi kebebasan Hakim (Pasal 32 Undang undang Mahkamah Agung Nomor14 Tahun 1985). Terhadap Penasehat Hukum dan Notaris sepanjang yang menyangkut peradilan (Pasal 36 Undang-undang Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 1985).

3.      Fungsi mengatur

a. Mahkamah Agung dapat mengatur lebih lanjut hal-hal yang diperlukan bagi kelancaran penyelenggaraan peradilan apabila terdapat hal-hal yang belum cukup diatur dalam Undang-undang tentang Mahkamah Agung sebagai pelengkap untuk mengisi kekurangan atau kekosongan hukum yang diperlukan bagi kelancaran penyelenggaraan peradilan (Pasal 27 Undang-undang No.14 Tahun 1970, Pasal 79 Undang-undang No.14 Tahun 1985).
b.  Mahkamah Agung dapat membuat peraturan acara sendiri bilamana dianggap perlu untuk mencukupi hukum acara yang sudah diatur Undang-undang.

4.      Fungsi Nasehat

a.   Mahkamah Agung memberikan nasihat-nasihat atau pertimbangan-pertimbangan dalam bidang hukum kepada Lembaga Tinggi Negara lain (Pasal 37 Undang-undang Mahkamah Agung No.14 Tahun 1985). Mahkamah Agung memberikan nasihat kepada Presiden selaku Kepala Negara dalam rangka pemberian atau penolakan grasi (Pasal 35 Undang-undang Mahkamah Agung No.14 Tahun 1985). Selanjutnya Perubahan Pertama Undang-undang Dasar Negara RI Tahun 1945 Pasal 14 Ayat (1), Mahkamah Agung diberikan kewenangan untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden selaku Kepala Negara selain grasi juga rehabilitasi. Namun demikian, dalam memberikan pertimbangan hukum mengenai rehabilitasi sampai saat ini belum ada peraturan perundang-undangan yang mengatur pelaksanaannya.
b.     Mahkamah Agung berwenang meminta keterangan dari dan memberi petunjuk kepada pengadilan disemua lingkunga peradilan dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 25 Undang-undang No.14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman. (Pasal 38 Undang-undang No.14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung).

5.      Fungsi Administratif

a.      Badan-badan Peradilan (Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara) sebagaimana dimaksud Pasal 10 Ayat (1) Undang-undang No.14 Tahun 1970 secara organisatoris, administrative dan finansial sampai saat ini masih berada dibawah Departemen yang bersangkutan, walaupun menurut Pasal 11 (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 1999 sudah dialihkan dibawah kekuasaan Mahkamah Agung.
b.     Mahkamah Agung berwenang mengatur tugas serta tanggung jawab, susunan organisasi dan tata kerja Kepaniteraan Pengadilan (Undang-undang No. 35 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-undang No.14 Tahun 1970 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman.

6.      Fungsi Lain-Lain

Selain tugas pokok untuk menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang diajukan kepadanya, berdasar Pasal 2 ayat (2) Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970 serta Pasal 38 Undang-undang Nomor 14 Tahun 1985, Mahkamah Agung dapat diserahi tugas dan kewenangan lain berdasarkan Undang-undang.