Marilah kepada-Ku,
semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Tuesday, August 14, 2012

TUHAN Selalu Punya ...

TUHAN selalu punya sesuatu yang baru sebagai ganti atas sesuatu yang telah Ia panggil pulang.

TUHAN selalu punya bahu dan punggung yang baru untuk menggantikan bahu dan punggung yang sudah meninggalkanmu.

TUHAN selalu punya telinga untuk mendengarkan ceritamu.

TUHAN selalu punya jawaban untuk setiap pertanyaanmu. Kamu hanya perlu bersabar.

TUHAN selalu punya hari baru sebagai ganti dari hari-hari kelabu yang sudah kamu lalui.

TUHAN selalu punya kekuatan untuk menguatkanmu.

TUHAN selalu punya tangan,
untuk menghapus setiap butir-butir airmatamu waktu tanganmu telah letih menghapusnya,
untuk memelukmu waktu kamu kedinginan,
untuk merangkulmu waktu kamu sendirian,
untuk menuntunmu waktu kamu tersesat,
untuk memijat waktu tubuhmu kelelahan,
untuk menggenggam jemarimu waktu berjalan atau pun terlelap,
untuk menopangmu waktu kamu terjatuh,
untuk membantumu bangkit waktu kamu terpuruk,
untuk mengendongmu waktu kakimu telah letih berjalan,
untuk mengambilkanmu hal-hal yang kamu butuhkan waktu anggota tubuhmu sudah tak lagi dapat berfungsi dengan baik, dan untuk menyempurnakan hidupmu ini.

TUHAN selalu punya cara untuk membuatmu tersenyum dan tertawa untuk menggantikan setiap sedih dan tangismu.

TUHAN selalu punya obat paling mujarap untuk menyembuhkan semua macam jenis sakit yang kamu rasakan.

TUHAN selalu punya segalanya.
Semua yang kamu benar-benar butuhkan, karena DIA hanya memiliki rancangan terbaik untukmu..
Hanya yang terbaik yang akan Ia berikn untukmu karena hanya DIA yang paling tahu apa yang kamu butuhkan..

Jadi, serahkanlah semuanya pada TUHAN..

SEMANGAT..!!!

JBU ..n_n..
170408

Saturday, April 16, 2011

DAFTAR TELEPON TUHAN

BAGAIMANA KALAU ALLAH PUNYA "ANSWERING MACHINE?"
(DAFTAR TELEPON TUHAN)


Bayangkan bila pada saat kita berdoa dan mendengar ini:

"Terima kasih, anda telah menghubungi Rumah Bapa".

Pilihlah salah satu :

Tekan 1 untuk 'meminta'.
Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'
Tekan 3 untuk 'mengeluh'
Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'

Atau,bagaimana jika Allah memohon maaf seperti ini:

"Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain.

Tetaplah menunggu.Panggilan anda akan dijawab berdasarkan urutannya."

Bisakah anda bayangkan bila pada saat berdoa, anda mendapat respons seperti ini:

Jika anda mau bicara dengan malaikat Gabriel, tekan 1.
Jika anda mau bicara dengan malaikat Mikhail, tekan 2.
Jika anda mau bicara dengan malaikat lainnya, tekan 3.
Jika anda ingin mendengar nyanyian Raja Daud saat anda menunggu, tekan 4

"Untuk mengetahui apakah orang yang anda kasihi akan dipanggil ke Rumah Bapa, masukkanlah nomor KTP-nya.

Untuk pesan tempat di Rumah Bapa, tekanlah Y,O,H,A, N, E, S dan tekan 3,1,6."

"Untuk jawaban pertanyaan tentang dinosaurus, umur bumi, dan dimana bahtera Nuh berada, silakan tunggu sampai anda tiba disini."

Atau bisa juga anda mendengar ini :

"komputer kami menunjukkan bahwa anda telah satu kali menelpon hari ini, silakan mencoba kembali esok hari."

"Kantor ini ditutup pada akhir minggu. Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9 pagi."

Puji TUHAN, anda telah dapat meneleponNYA setiap saat !

Anda hanya perlu untuk memanggiNYA sekali dan TUHAN mendengar anda.
Karena YESUS, anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk. TUHAN menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.


Ketika anda memanggil dan TUHAN akan menjawab anda akan menangis minta tolong dan DIA akan berkata, " Ini AKU "
ketika anda memanggil, gunakan nomor telepon darurat di bawah ini :

PERSOALAN PUTAR NO TELEPON
Saat berduka cita Yohanes 14
Ketika dikecewakan sesama Mazmur 27
Jika anda ingin berbuah Yohanes 15
Ketika anda berdosa Mazmur 51
Ketika anda khawatir Matius 6 : 19 - 34
Ketika anda dalam bahaya Mazmur 91
Ketika TUHAN terasa jauh Mazmur 139
Ketika iman anda perlu dikuatkan Ibrani 11
Ketika anda merasa sendiri dan takut Mazmur 23
Ketika hidup anda dalam kepahitan 1 Korintus 13
Untuk rahasia kebahagiaan Paulus Kolose 3 : 12-17
Untuk arti keKrstenan 1 Korintus 5 : 15-19
Ketika anda merasa kecewa dan ditinggalkan Roma 8 : 31-39
Ketika anda menginginkan kedamaian dan ketenangan Matius 11: 25-30
Ketika dunia terlihat lebih besar dari TUHAN Mazmur 90
Ketika anda ingin jaminan kekristenan Roma 8 : 1-30
Ketika anda meninggalkan rumah untuk bekerja atau berpergian Mazmur 121
Untuk penemuan / kesempatan besar Yesaya 55
Ketika anda membutuhkan keberanian untuk suatu tugas Josua 1
Supaya dapat bergaul dengan baik terhadap sesama Roma 12
Ketika anda memikirkan kekayaan Markus 10
Saat anda mengalami depresi Mazmur 27

Ketika anda kesulitan keuangan Mazmur 37
Jika anda kehilangan kepercayaan terhadap orang 1 Korintus 13
Jika orang disekitar anda tampak berlaku tidak baik Yohanes 15
Ketika anda putus asa dengan pekerjaan Mazmur 126


Jika anda menemukan bahwa dunia mengecil dan anda merasa besar Mazmur 19
Nomor - nomor tersebut dapat langsung dihubungi.
Opretaor tidak diperlukan.
Seluruh saluran ke Surga terbuka 24 Jam sehari.
Bagikan daftar telepon ini kepada orang - orang di sekeliling kita.

Mana tahu, mungkin mereka sedang membutuhkannya.
Jika diperlukan ajaklah berdoa bersama
Jika anda pengguna HP dapat juga menghubungi
= 081 8 50 15 2 2 33 3
081 8 = Mazmur 81 : 8
50 15 = Mazmur 50 : 15
2 2 = Yunus 2 : 2
333 = Yeremia 33:3

Tuhan Memberkati Kita Semua..

.JBU abundantly.




Terimakasih Telah Menghubungi TUHAN,


_yL_

Gaya Cina atau Barat

Anda pernah membaca buku Battle Hymn of the Tiger Mother? Karya Amy Chua ini merupakan best seller tengah yang menjadi perbincangan warga dunia. Dalam memoarnya, ibu dari Sophia (18 tahun) dan Louisa (14 tahun) itu menceritakan kesuksesan serta kesalahan yang dibuatnya dalam mengasuh anak dengan gaya tradisional Cina.

Orang tua Cina memang terkenal otoriter. Kedisiplinan dan kerja keras demi menggapai sukses mereka pertahankan di manapun berada. “Ini menjadi nilai yang diakui bersama oleh warga Cina,” jelas sosiolog Erna Karim.

Di satu sisi, Amy mendapat acungan jempol atas hasil pengasuhannya. Di usia 14 tahun, jemari si sulung, Sophia, lincah menari-nari di atas tuts piano di Carnegie Hall. Sedangkan, adiknya, Louisa memainkan biola tanpa sedikitpun nada sumbang. Seolah memenuhi tuntutan sang bunda, keduanya juga tampil sebagai jagoan akademik.

Kenyataan itu membuat banyak orang—terutama di Amerika—terusik. Standar kesuksesan anak Amy seolah menjadikan mereka sebagai orang tua yang gagal. Di samping itu, mereka menganggap profesor hukum dari Yale University kejam terhadap anak. Sebab, ibu yang menikah dengan pria Yahudi itu mengekang kedua putrinya dari kehidupan sosial. Mereka tak memiliki pengalaman menginap di rumah teman, pergi pesta, atau ikut pementasan drama.

Amy menuntut Sophia dan Louisa meraih nilai sempurna di semua mata pelajaran, kecuali olah raga dan drama. Masing-masing juga harus rutin berlatih alat musik yang dipilihkan sang bunda. Sebegitu kerasnya terhadap anak, Amy bahkan tidak mengizinkan Louisa istirahat sejenak untuk sekadar ke kamar kecil sampai gesekan biolanya merdu memainkan lagu Little White Donkey.

Erna mengatakan orang Cina memiliki alasan kuat ketika memberlakukan gaya pengasuhan otoriter pada anaknya. Kedisiplinan dan kegigihan adalah sikap yang mereka perlukan untuk dapat bertahan hidup. “Anak-anak Cina juga terbiasa tidak tergantung pada orang lain dan selalu berusaha meningkatkan kompetensi diri.”

Anak-anak Cina juga sejak kecil telah diperkenalkan pada falsafah hidup. Mereka akan berusaha untuk tidak mempermalukan keluarga. “Dengan didikan seperti itu, generasi muda Cina memang banyak yang sukses namun emosinya datar,” komentar psikolog A Kasandra Putranto.

Sementara itu, gaya pengasuhan ala Amerika juga ada plus-minusnya. Orang Amerika lebih permisif dan sangat memperhatikan faktor psikologis anak. “Pola asuh seperti itu memang membuat anak dapat menjalani hidup sesuai pilihannya namun mengkondisikan mereka menjadi anak yang besar kepala dan seenaknya,” cetus Kasandra yang menjabat sebagai wakil ketua Himpunan Psikologi Indonesia wilayah DKI Jakarta.

Bagaimana dengan Indonesia? Kasandra menyimpulkan orang tua Indonesia berada di antara dua kutub gaya pengasuhan Cina dan Amerika. “Lantaran tiap pola asuh memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri, kita tidak bisa mengatakan mana yang terbaik.”

Sementara itu, Erna memperhatikan masyarakat Indonesia sangat plural. Ragam etnik dan agama mempengaruhi nilai-nilai yang dipergunakan orang tua dalam mendidik anaknya. “Lantas, pola pengasuhan di desa juga berbeda dengan di perkotaan.”

Masyarakat desa, lanjut Erna, lebih permisif. Orang tua cenderung membiarkan anaknya berkembang tanpa pendampingan yang sesuai dengan tuntutan zaman. “Perhatian mereka terkuras untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi.”

Lalu, di perkotaan, orang tua tampak lebih akomodatif. Kebanyakan dari mereka mencoba menyediakan sarana yang memenuhi nilai-nilai moderenisasi. “Fokus mereka pada prestasi akademik dan persaingan masa depan,” papar Erna.

Itu sebabnya, orang tua perkotaan sibuk memasukkan anaknya ke berbagai kursus. Terutama, komputer dan bahasa Inggris. “Lalu, kebutuhan otak kanan yang mencakup bidang kesenian juga diakomodasi,” jelas Erna.

Bahan renungan

Untuk mengantarkan anaknya pada keberhasilan, Amy menentukan kegiatan anaknya. Ia berpendapat hingga berusia pra remaja, anak belum dapat secara objektif menilai. Otomatis, mereka harus mengikuti pilihan orang tua.

Terlepas dari kesuksesannya dalam membesarkan anak, Amy mengaku membuat sejumlah kesalahan sepanjang perjalanan. Ia gampang naik darah, kasar dalam perkataan, dan kurang memberikan keleluasaan memilih pada putrinya. Ia juga tak segan memberi hukuman.

Amy memang mengkritik pola asuh Barat yang cenderung lunak pada anak. Ketika anak kehilangan semangat belajar biola, orang tua Barat dengan cepat menawarkan alternatif alat musik lain yang lebih mudah dikuasai. Sebaliknya, Amy justru memberi dukungan agar putrinya makin giat berlatih supaya mahir.

Tidak semua anak Cina sukses diasuh dengan gaya otoriter. Beberapa anak klien keturunan Cina di biro Psychological Practice pimpinan Kasandra tertekan dengan pola asuh seperti itu. “Mereka memilih kabur dari rumah karena tidak tahan dengan kerasnya didikan orangtua.”

Akankah pencapaian Amy dijadikan barometer oleh sejumlah orang tua? Sosiolog Erna Karim mengatakan pengekor Amy adalah mereka yang tidak mampu mengonstruksi sendiri cara mendisiplinkan anak. “Orang yang terus mengikuti perkembangan zaman namun tak tahu cara pengasuhan lebih terpengaruh dengan buku-buku seperti Tiger Mom ini,” ungkap Erna.

Tantangan Masa Kini

Anak-anak Indonesia masa kini tumbuh dalam fasilitas yang nyaris serba ada. Dengan dukungan ekonomi keluarga yang lebih mapan, mereka mudah mengeksplorasi segala hal. “Dibandingkan dengan lima tahun lalu pun kondisinya sudah berbeda sekali,” ungkap guru Bimbingan Konseling SMP Labschool Kebayoran, Sinthya Bintarti.

Sementara itu, diperkenalkan oleh tayangan TV dan orang dewasa di lingkungan sekitarnya, anak-anak juga mengenal percintaan di usia yang sangat dini. Anak TK bahkan sudah dapat menyatakan kesukaannya pada lawan jenis. “Tentunya dengan presepsi sesuai usianya,” ujar Sinthya.

Dukungan fasilitas serta kondisi lingkungan seperti itu mendatangkan masalah tersendiri bagi anak. Kedekatan mereka dengan gadget dan akses internet membuat mereka teramat tergantung dengan teknologi. “Belum saatnya mereka terlalu mengandalkan gadget,” cetus Sinthya.

Pada usia sekolah, lanjut Sinthya, semestinya anak mencari informasi dari buku bacaan. Mereka harusnya membaca langsung dari sumber primer. Sedangkan, Wikipedia sebetulnya berisi keterangan dari sumber sekunder. ”Kebiasaan mengakses Wiki menurunkan minat baca mereka terhadap buku teks.”

Lantas, anak-anak sekarang juga berani memasuki dunia pergaulan di dunia maya. Padahal, mereka belum sepenuhnya bisa memilah. “Ada bahaya yang mungkin timbul dari pertemanan dengan orang asing di social media,” kata Sinthya.

Selain itu, anak juga terlampau sering terpapar dengan tontonan tidak sehat, seperti sinetron. Tayangan tersebut membuat mereka mudah berkata kasar. “Mereka menganggap berkata kasar merupakan bagian yang biasa dalam pergaulan,” ucap Sinthya.

Di lain sisi, ada komunikasi yang terputus antara orang tua dan anak. Sering kali, ekspektasi anak terhadap orang tuanya gagal tersampaikan secara utuh. “Anak belum selesai mengutarakan harapannya, ayah ibunya sudah keburu memotong,” kata Sinthya.

Ketika nilai ulangan jelek, misalnya, orang tua tidak mendengar sampai tuntas penyebab versi anak. Padahal, anak membutuhkan dukungan ayah bundanya. “Cobalah untuk menurunkan diri sedikit agar bisa merasakan masalah yang dialami anak,” saran Sinthya.


.JBU abundantly.




Didiklah dengan kasih,


_yL_

Friday, April 15, 2011

Lima Tanda Wanita Betah Melajang


Menjadi wanita lajang memang memiliki keuntungan tersendiri. Anda bisa bebas menghabiskan gaji, dan tidak ada yang melarang jika Anda ingin bergaul dengan banyak pria. Namun, apakah wajar jika Anda sudah mulai 'kecanduan' menjadi lajang, dan memutuskan untuk tidak menikah?

Untuk itu, kenali lima tanda wanita betah menjadi jomblo:

1. Merasa tidak ada pria yang sesuai untuk
Anda Saat mulai dekat dengan seorang pria, Anda mulai memberi penilaian yang tak bisa diganggu gugat. Terlalu kurus, terlalu gendut, busananya aneh, rambutnya berantakan dan masih banyak lagi. Menjadi 'super pemilih' dan bukan berusaha mencari tahu serta menyesuaikan diri, pertanda Anda kecanduan melajang. Anda tentu sudah tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

2. Selalu tertarik dengan pria yang sudah memiliki pasangan
Anda seringkali merasa tertarik dan menjalin hubungan dengan pria yang sudah memiliki pasangan atau mungkin beristri. Hal ini pertanda Anda sebenarnya hanya ingin menjalin hubungan untuk sekadar bersenang-senang dan mencari tantangan. Bukan untuk masa depan, karena Anda sudah itu itu akan sulit.

3. Sering datangi pesta
Anda banyak mendatangi pesta lalu berkenalan dengan banyak pria, tetapi semua berujung sebatas teman bersenang- senang. Ini bisa menandakan dalam diri Anda belum ingin berkomitmen menjalin hubungan serius, penyebabnya mungkin Anda sudah terlalu nyaman melajang.

4. Kecanduan kerja
Menenggelamkan diri dalam pekerjaan bisa mengurangi kemungkinan untuk mendapat pasangan, karena kehidupan sosial Anda pasti berkurang atau bahkan tidak ada. Bisa jadi Anda terlalu ambisius dalam karier dan tak ingin masa depan karier rusak karena menjalin asmara.

5. Menutup diri
Saat mulai dekat dengan pria, Anda juga cenderung menutup diri. Anda justru membicarakan serunya hidup Anda menjadi seorang lajang.

Hal ini tampak bahwa Anda terlalu menikmati melajang dan belum siap melepaskan status tersebut dan tentunya sulit melepas 'kebebasan'.


.JBU abundantly.




Let's Get Married,


_yL_

Hubungan Mesra Belum Tentu Sehat

Selalu menghabiskan waktu bersama kekasih belum tentu mencerminkan hubungan yang sehat. Terlepas cinta yang mengembang, rasa saling percaya dan menghargai adalah kunci utama menuju hubungan harmonis yang langgeng.

Berikut adalah beberapa faktor penting yang harus Anda tahu tentang ciri hubungan sehat:

1. Selalu merasa bahagia
Apakah masing-masing mendapatkan kegembiraan atas hubungan yang terjalin? Hubungan yang harmonis umumnya ditandai dengan perasaan selalu berbunga-bunga dan senyum mengembang saat bersama.

2. Spontan memberikan kehangatan
Ini merupakan faktor penting. Menunjukkan kasih sayang membantu pasangan saling menghargai, bukan hanya mencari kesalahan. Ini juga membantu memperkuat hubungan karena membuat masing-masing merasa spesial.

3. Tertawa bersama
Selalu ada tawa dalam setiap pertemuan menjadi salah satu kunci hubungan yang sehat. Belajarlah menghargai dan menikmati selera masing-masing, termasuk humor. Lakukan juga permainan menyenangkan untuk melepas penat atas rutinitas masing-masing.

4. Membagi waktu bersama
Menghabiskan waktu berdua kekasih mungkin menjadi favorit setiap pasangan. Namun, jangan lantas abai menyediakan waktu berkualitas untuk diri sendiri, atau membatasi pasangan menikmat hobinya. Menyeimbangkan antara waktu bersama dan sendiri akan menjaga gairah hidup.

5. Tidak terlalu tergantung
Ada dua alasan mengapa banyak pasangan menghabiskan banyak waktu bersama. Pertama, karena memang menikmatinya. Kedua, karena takut beraktivitas sendirian. Terlepas dari kemesraan yang terjalin, kondisi ini tidak cukup sehat karena terlalu sering bersama akan membuat masing-masing saling bergantung dan terlampau emosional dalam hubungan. Cobalah melibatkan banyak teman dalam hidup.

6. Menyelesaikan konflik
Semua hubungan pasti mengalami konflik. Hanya, bentuknya yang berbeda-beda. Yang terpenting bagi setiap pasangan adalah tahu cara menghadapinya. Setiap pasangan harus memiliki metode menyelesaikan konflik tanpa menyakiti satu sama lain.

7. Mendengarkan, menerima dan belajar
Saling menghargai adalah kunci keharmonisan hubungan. Mulai dari mendengar keluhannya, memahami ksulitannya, dan menerima kekurangan. Harus terbiasa berbagi rahasia dengan pasangan tanpa takut dihakimi. Tertarik belajar tentang diri sendiri dan satu sama lain lebih penting daripada mengendalikan satu sama lain.

Seks Hubungan seksual perlu kehangatan dan rasa saling peduli, meski seringkali terjadi spontan. Adanya komunikasi atas perlakuan yang terjadi juga baik untuk meningkatkan kualitas hubungan.


.JBU abundantly.




Hubungan sehat itu lebih penting,


_yL_

Penawaran Asuransi

Saya ingin menawarkan sebuah asuransi yang pasti tidak mengecewakan.

Berikut fiturnya:

PERUSAHAAN ASURANSI INI MENJAMIN:
☑ Kehidupan; Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3:16)
☑ Kesehatan; Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu. (Maz 103:3)
☑ Kebutuhan Sehari-hari; Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. (Fil 4:19)
☑ Kedamaian; Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku
Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yoh 14:27)
☑ Rumah yang Abadi; Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. (Yoh 14:2)

ALASAN IKUT ASURANSI INI:
1. Adalah perusahaan asuransi paling tua di dunia.
2. Satu-satunya perusahaan asuransi yang mengasuransikan berbagai kehilangan dalam api zaman akhir.
3. Satu-satunya perusahaan asuransi yg mencakup area kekekalan.
4. Kebijakannya tak pernah berubah.
5. Manajemennya tak pernah berganti.
6. Aset perusahaan terlalu banyak untuk dihitung.
7. Satu-satunya perusahaan asuransi yang membayarkan premi Anda.

PREMI
✔ Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. (Rom 5:8)
✔ Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah (Ef 2:8)
✔ Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (IKor 6:20)

PROSEDUR APLIKASI:
Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus & engkau akan selamat!!
(Kis 16:31)

Semua premi untuk aplikasi ini telah dibayar LUNAS oleh YESUS KRISTUS.

Apa lagi yang Anda cari ??

.JBU abundantly.




Anda Berminat ??


_yL_

Tuhan Tak Perlu Dibela

Baca: Lukas 22:47-53

Seorang sosiolog agama berpandangan bahwa salah satu penyebab konflik atau kerusuhan yang bernuansa agama adalah penghinaan terhadap Tuhan dan simbol-simbol keagamaan. Menurutnya, sedangkal apapun seseorang dalam memahami ajaran agamanya, ada kecenderungan ia akan merasa tersinggung ketika simbol-simbol agama, terutama Tuhan dan orang yang mereka anggap tokoh agama, dilecehkan.

Dalam keadaan seperti itu, jangankan terluka, mati pun mereka siap demi membela agama mereka. Inilah yang dialami oleh murid- murid Kristus melihat sang Guru hendak ditangkap.

Seakan siap bertarung mempertaruhkan nyawa, salah seorang di antara mereka bertanya sekaligus memohon izin Kristus untuk menyerang musuh dengan pedang (49). Bahkan, belum sempat Kristus menjawab pertanyaan itu, salah satu murid telah menyabetkan pedang yang telah dipersiapkannya sejak perjamuan Paskah (lihat Luk. 22:38), hingga menyebabkan daun telinga salah satu hamba Imam Besar putus (50).

Lalu apa yang dilakukan Kristus?

Tuhan Yesus melarang para murid untuk bertarung melindungi Dia.

Mengapa?

Pertama, karena memang apa yang akan terjadi sudah merupakan kehendak Allah dalam rangka penyelamatan manusia berdosa.

Kedua, Allah tetap berdaulat dalam segala situasi ini. Tindakan Tuhan Yesus menyambungkan kembali telinga yang terputus serta teguran-Nya terhadap para penangkap-Nya menunjukkan bahwa sesungguhnya Dialah yang memegang kendali atas peristiwa-peristiwa yang berujung di kayu salib!

Tindakan membela simbol-simbol agama dan Tuhan justru menunjukkan kedangkalan iman seseorang. Karena hal itu sebenarnya menunjukkan bahwa ia tidak memahami kedaulatan Tuhan dan kemahakuasaan-Nya.

Kita perlu berhati-hati, jangan sampai pembelaan yang kita lakukan, justru salah di mata Tuhan. Ingat saja, teguran Tuhan Yesus terhadap Petrus yang mencoba membela-Nya dari memikul salib (Mat. 16:23).

Jadi bagaimana supaya tidak salah membela?

Kenali sungguh-sungguh rencana-Nya dan akui kedaulatan-Nya dalam hidup.


.JBU abundantly.




DIA tahu segalanya,


_yL_

Friday, April 8, 2011

Cara Tuhan Memanggil

Bacaan:

Ketika Simon Petrus melihat hal itu ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
- Lukas 5:8
-


Bagaimana cara Tuhan memanggil kita? Mengacu dari Alkitab, kita akan menemukan dua cara yang paling sering dipakai Tuhan untuk memanggil kita. Pertama, dengan cara memberkati kita, sedangkan cara kedua adalah dengan menghajar kita. Kabar baiknya, di awal-awal Tuhan selalu menggunakan cara pertama. Namun jika cara pertama tidak efektif, maka Dia akan memakai cara yang kedua.

Bagaimana Allah memanggil Abraham? Dengan menjanjikan berkat yang luar biasa. Abraham dan keturunannya diberkati luar biasa. Bahkan, ketika dia berada di tanah yang dihindari Lot karena tanah tersebut kurang baik, tetap saja berkat mengikuti Abraham. Bagaimana Yesus memanggil Petrus? Dengan hasil tangkapan yang jumlahnya sangat fantastis! Petrus diberkati dalam kondisi tidak memungkinkan (malam sebelumnya dia tidak mendapat satu ekor pun juga), itu yang membuat Petrus datang dan tersungkur di hadapan Yesus.

Tuhan memberkati kita karena Dia sedang memanggil kita. Meski Dia memanggil dengan memberkati kita, jangan sampai itu membuat kita fokus pada berkat itu sendiri dan melupakan Sang Pemberi berkat. Kalau itu yang terjadi, maka Dia akan memakai cara kedua, yaitu dengan menghajar kita. Ingat, Dia adalah Bapa yang sangat sayang kepada kita. Tuhan memberi ganjaran bukan karena Dia benci kepada kita, tapi Dia ingin kita kembali kepada-Nya. (Ibrani 12:7)

Saya yakin kita semua akan memilih Tuhan memanggil kita dengan cara pertama, yaitu dengan memberkati kita. Itu sebabnya jangan pernah lupa kepada Tuhan ketika kita sudah diberkati. Jangan jadi sombong, apalagi berubah setia ketika kita sudah diberkati. Namun, seandainya hari ini kita menerima ganjaran dari Tuhan akibat ketidaktaatan kita, baiklah kita melihat hal itu dengan sudut pandang positif, bahwa Dia sedang melakukan yang terbaik bagi kita. Intinya, bagaimanapun cara Tuhan memanggil, Dia ingin selalu dekat dengan kita.


.JBU abundantly.




Sungguh Lembut Tuhan Yesus Memanggil,


_yL_

Manusia Dua Sisi

Bacaan: Efesus 5:-21

Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

- II Korintus 6:14b -

Seorang pria dan wanita yang bersamanya memesan sekantung ayam untuk bekal piknik. Hanya saja, sebelumnya si pemilik restoran tersebut juga memasukkan sejumlah uang tunai ke dalam kantong yang biasanya dipakai untuk membungkus daging ayam. Kekeliruan terjadi tanpa ia sadari. Singkat cerita, alangkah kagetnya pria dan wanita itu ketika hendak menyantap daging ayam yang dipesannya, sebab di dalam kantong itu tidak ada daging ayam, melainkan segepok uang tunai yang sangat besar jumlahnya. Rupanya si pemilik restoran tadi keliru mengambil kantong.

Mereka memutuskan untuk mengembalikan uang tersebut ke restoran tersebut. Si pemilik berteriak kegirangan, “Saya tidak bisa mempercayainyai! Saya akan menghubungi surat kabar setempat untuk menulis kebaikan dan kejujuran hati Anda, berikut menampilkan foto Anda berdua.” Si pria tadi cepat-cepat menjawab, “Tidak. Tolong jangan panggil wartawan! Saya sudah menikah, dan wanita ini simpanan saya.”

Baik di satu sisi, tapi buruk di sisi yang lain. Menjadi terang tapi sekaligus menyembunyikan kegelapan. Menciptakan lobang untuk kesalahan dan mencoba menimbunnya dengan kebaikan yang dilakukannya. Bolehlah berbuat jahat, asal juga berbuat baik. Banyak orang memiliki cara pandang seperti ini. Menjadi koruptor kelas kakap tak menjadi soal, selama ia bisa menyisihkan uang panasnya untuk hal-hal yang bersifat sosial. Memiliki wanita simpanan tidak apa, selama ia tetap bertanggung jawab kepada isteri sahnya dan keluarganya dengan baik. Orang Kristen lain lagi ceritanya, boleh saja malas ke gereja asal ia tetap menjadi donatur terbanyak di gereja. Berpikir bahwa Tuhan mata duitan sehingga bisa disuap dengan sejumlah persembahan.

Pelajarilah Firman Tuhan, maka kita akan tahu bahwa hal itu sedemikian menjijikan bagi Tuhan. Ia sama sekali tidak pernah kompromi dengan dosa sedikitpun. Dosa tidak bisa dibayar dan dilunasi dengan kebaikan yang kita lakukan. Dosa tetaplah dosa. Jadi, tidak alasan bagi kita untuk membenarkan perbuatan dosa kita dengan sejumlah amal kebaikan kita. Kita tidak bisa menjadi terang yang menyembunyikan kegelapan. Menjadi tanggung jawab kita untuk hidup benar tanpa kompromi sedikit pun dengan dosa.


.JBU abundantly.




Aku ingin menjadi terang-MU,


_yL_

Friday, April 1, 2011

Doa Super Ngebut

Bacaan: Lukas 10-38-42

Maria telah memilih bagian yang terbaik... - Lukas 10:42


Saya memang berdoa secara rutin tiap hari, tapi ada kalanya doa saya super cepat dan terlihat begitu tergesa-gesa. Bukan seperti dua orang sahabat yang keasyikan ngobrol. Bukan juga seperti seorang anak yang bisa cerita panjang lebar kepada orang tuanya di meja makan. Lebih mirip seorang prajurit yang memberikan laporan kepada komandannya, singkat, cepat dan padat! Belum lagi saya tergoda untuk melirik jam dinding yang kebetulan ada di depan saya. Ketika jarum jam sudah menunjukkan angka tertentu, saya pun makin ngebut di dalam doa!

Saya biarkan kegiatan rutinitas saya termasuk pekerjaan, pelayanan dan urusan tetek bengek saya merebut waktu-waktu pribadi saya dengan Tuhan. Padahal bukankah teknologi yang ada sekarang ini sudah membantu kita untuk sedikit lebih santai? Tak perlu menulis dengan mesin ketik butut, sekarang ada komputer yang sangat hi-tech. Ada telpon, faks, sms, e-mail dan penyedia layanan komunikasi lainnya sehingga waktu kita bisa berhemat banyak. Belum lagi urusan dapur sekarang ini menjadi begitu mudah. Ada microwave, ada rice cooker, ada kompor gas (tak perlu mencari kayu di hutan dulu), ada mesin cuci, dll. Soal makanan juga semuanya serba instan. Bukankah semua ini harusnya bisa membuat kita menjadi lebih santai?

Kenyataannya, semakin ditemukan alat-alat canggih yang mempermudah kerja manusia, maka manusia justru menjadi lebih sibuk lagi! Aneh tapi nyata. Saya mengalaminya, saya rasa Anda juga sama.

Menjadi sibuk sebenarnya tak menjadi soal, selama kesibukan kita tidak mengurangi waktu-waktu pribadi kita dengan Tuhan. Sayangnya kita susah untuk mendisiplin diri dengan memberi waktu dengan Tuhan di jaman yang serba tergesa- gesa ini. Padahal sesungguhnya hubungan kita dengan Tuhan justru menjadi kunci apakah hari-hari kita menjadi efektif. Jujur saja, saya menulis renungan ini dengan penyesalan kepada Tuhan karena mengurangi waktu-waktu pribadi saya dengan Tuhan dan menambahnya untuk kesibukan saya secara pribadi. Berharap kita belajar seperti Yesus, di tengah padatnya jadwal pelayanan KKR dan roadshow dari kota ke kota, Yesus selalu memiliki waktu untuk berdoa dengan BapaNya. Atau sebaliknya, jangan-jangan Anda juga membaca renungan ini dengan tergesa-gesa?


.JBU abundantly.




Jangan pelit waktu sama Tuhan,


_yL_

Wednesday, March 23, 2011

Kuasa Kasih



"kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih..."

- I Tesalonika 3:12
-

Hal-hal paling baik dan paling indah di dunia ini tidak bisa dilihat dengan mata, atau disentuh ... tetapi dirasakan dengan hati.

Anda mungkin pernah membaca kata mutiara yang sangat menyentuh hati tersebut. Hanya mungkin Anda tidak pernah tahu sebelumnya bahwa pengarang kata mutiara tersebut adalah Helen Keller, seorang wanita yang buta tuli sejak berusia 19 bulan. Karena cacat itulah Helen bertumbuh menjadi anak yang susah diatur. Dia tidak bisa melihat dan tidak bisa mendengar suara apapun. Dia tak bisa berkomunikasi dengan dunia sekitarnya.

Rasanya hampir mustahil untuk membuat Helen bisa berkomunikasi karena ia buta sekaligus tuli. Adalah seorang Anne Sullivan yang penuh dengan kasih mencoba mengajari Helen untuk bisa berkomunikasi. Anne mengajari Helen untuk membaca gerakan tangannya di atas telapan tangan Helen. Setelah sekian lama tanpa hasil, akhirnya Helen bisa mengerti juga dengan apa yang dimaksud Anne lewat sentuhannya di atas telapak tangannya. Semenjak itu kemampuan belajarnya jauh di atas orang normal meski ia buta dan tuli. Sampai hari ini kita mengenal Helen Keller sebagai seorang pembicara yang luar biasa, menjadi berkat bagi banyak orang dan jasanya terus dikenang sampai sekarang.

Meski namanya jarang dibicarakan, saya sangat salut dengan Anne Sullivan. Mengajari orang buta- tuli bukan hal yang mudah, dan rasanya juga mustahil. Namun karena ia didorong oleh kasih, maka tak ada kata menyerah atau putus asa, bahkan akhirnya hal yang tidak mungkin pun menjadi mungkin! Kasih lah yang pada akhirnya mengubah kehidupan seseorang.

Kasih membuat perilaku suami berubah, bukan omelan. Kasih membuat pernikahan yang tawar menjadi manis, bukan kemewahan yang kita berikan. Kasih membuat anak-anak kita menjadi taat, bukan hadiah-hadiah yang kita berikan. Ada kuasa di dalam kasih. Kasih akan mengubah. Kasih akan memulihkan. Kasih akan memperbarui. Kasih akan membuat yang tak mungkin menjadi mungkin. Itu sebabnya anugerah terbesar adalah ketika kita menerima kasih dan perbuatan terbesar adalah ketika kita membagikan kasih.

Ijinkan kasih bekerja dan memerintah kehidupan kita.


.JBU abundantly.




Yang paling besar adalah Kasih,


_yL_

Belajar Dari Petrus


" Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon ... "
- Lukas 5:3
-

Salah satu murid yang namanya muncul paling banyak dalam Alkitab adalah Simon Petrus. Dibandingkan dengan murid-murid yang lain, memang Petrus lebih menonjol. Demikian juga pertobatannya diceritakan begitu detail oleh Injil Lukas. Dari hal ini sebenarnya kita bisa belajar banyak dari seorang Petrus.

Pertama, Petrus adalah seorang yang terbuka terhadap Tuhan. Bagaimana reaksi Anda ketika seseorang yang tak Anda kenal sebelumnya tiba-tiba naik ke perahu Anda, sementara sudah sepanjang malam Anda tak mendapat seekor ikan pun juga? Bukankah saat itu Petrus sedang letih, capek, dan jengkel karena tangkapannya tak membuahkan hasil? Namun dalam keadaan seperti itu, ia mengijinkan Yesus masuk ke dalam perahunya. Petrus terbuka terhadap Tuhan!

Kedua, Petrus taat kepada perintah Tuhan. Petrus adalah seorang nelayan yang berpengalaman dan sekarang ia diperintahkan untuk bertolak ke tempat yang lebih dalam untuk menebarkan jala. Bukankah cukup beralasan jika Petrus menolak perintah Tuhan karena ia merasa berpengalaman, lagi pula bukankah kemarin malam ia sudah mengobok-obok seisi laut? Ketaatan Petrus lah yang membuat ia mengalami mujijat yang luar biasa dari Tuhan.

Ketiga, Petrus berbagi berkat kepada orang lain. Tahu mendapat tangkapan ikan yang banyak, ia tak menjadi egois dan serakah. Bukankah lebih menguntungkan kalau ikan yang sangat banyak ini dinikmatinya sendiri? Namun tidak demikian dengan Petrus. Ia memanggil teman-temannya untuk berbagi hasil tangkapan. Belajar dari Petrus, kita harus ingat bahwa kita diberkati untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain.

Keempat, Petrus meresponi panggilan Tuhan. Melihat mujijat yang diperbuat Tuhan, ia langsung meresponinya. Ia tersungkur, mengaku dosa dan menjadi pengikut Tuhan pada saat itu juga. Bagaimana seandainya kita jadi Petrus? Bukankah kemungkinan besar kita akan disibukkan dengan tangkapan besar itu daripada tersungkur dan menyembah Tuhan? Hari ini kita bisa belajar empat hal dari Petrus : terbuka kepada Tuhan, taat kepada perintah Tuhan, meresponi panggilan Tuhan dan berbagi berkat kepada sesama.


.JBU abundantly.




Ajar aku Tuhan,


_yL_

Sunday, March 20, 2011

Memulai Dengan Doa


"...dan pada waktu pagi doaku datang kehadapanMu."

Mazmur 88:14

Beberapa orang tidak akan memulai harinya tanpa secangkir kopi hangat lebih dulu. Ketika bangun pagi, tidak ada yang lebih penting daripada aroma kopi hangat yang semerbak. Tanpa bermaksud mengada-ada, bagi beberapa orang hal ini kadangkala menjadi pola hidup yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Seandainya saja pagi itu tidak ada kopi yang disediakan, bisa-bisa ia meledak dalam kemarahan dan sepanjang hari yang dilewati terasa begitu ganjil.

Meski demikian, ada pola hidup yang lebih baik daripada sekedar memulai hari dengan secangkir kopi hangat. Awalilah kehidupan dengan doa! Jika kita bisa kecanduan berat dengan kopi di waktu pagi hari, mengapa kita tidak bisa kecanduan dengan waktu-waktu kita bersama Tuhan di dalam doa? Bukankah harusnya kita akan merasa tidak siap untuk menjalani kehidupan kita dalam sepanjang hari seandainya tidak ada doa yang kita naikkan kepada Allah lebih dulu. Bahkan seharusnya kita merasa ada yang ganjil jika memulai hari kita tanpa doa.

Doa di pagi hari adalah kunci agar kita bisa berkemenangan dalam sepanjang hari. Doa di pagi hari adalah seperti alam yang menantikan embun dari atas, kunci kita mendapat kesegaran dalam kehidupan. Doa di pagi hari adalah seperti menantikan hangatnya sinar matahari yang merekah, kunci agar kita menjalani hidup dengan penuh gairah dan semangat. Doa di pagi hari adalah seperti suasana pagi yang masih sunyi, kunci agar kita terus mempertajam kepekaan kita terhadap "sinyal- sinyal" dari Tuhan.

Sungguh patut disayangkan kalau kita lebih suka meributkan secangkir kopi hangat daripada doa. Sungguh patut disayangkan kalau kita lebih asyik dengan bergumul dengan bantal dan guling daripada bergumul di dalam doa. Bukankah kita pernah mendengar sebuah kata populer seperti ini : If you win the morning, you will win the day. Jika Anda berhasil menang di pagi hari, maka Anda akan menang dalam sepanjang hari. Jika kita bisa menang atas kedagingan kita di pagi hari dengan memulainya dalam doa, maka sepanjang hari itu juga kita akan beroleh kemenangan- kemenangan. Daud memulainya harinya dengan doa. Yesus juga selalu mengawali hari-hariNya dengan doa. Itulah kunci kemenangan dalam kehidupan mereka. Jadi, hari ini gini belum doa juga? Malu dong ...



.JBU abundantly.




Pray Until Something Happen,


_yL_


TUHAN menciptakan semuanya ??

Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”.

Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi.
Ya, Pak, semuanya.” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab,
Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau Agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”.

Tentu saja,” jawab si Profesor,

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?

Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada.

Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab,
Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada.
Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?
Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.

Mahasiswa itu menjawab,
Sekali lagi anda salah, Pak.
Gelap itu juga tidak ada.
Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak.

Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?

Dengan bimbang professor itu menjawab,
Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya.
Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak.

Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.

Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.

Profesor itu terdiam.

Siapakah mahasiswa tersebut???



.JBU abundantly.




Good in God,


_yL_

Too busy working for Jesus to really know Jesus?

Are you tired? Worn out? Burned out on religion? Come to me. Get away with me and you’ll recover your life. I’ll show you how to take a real rest. Walk with me and work with me—watch how I do it. Learn the unforced rhythms of grace. I won’t lay anything heavy or ill-fitting on you. Keep company with me and you’ll learn to live freely and lightly.

Most translations of Matthew 11:28–30 refer to the easy “yoke” of Jesus—“Take my yoke upon you . . . .” But Eugene Peterson’s paraphrase above captures the spirit of Jesus’ teaching.

Jesus is looking for companions of compassion. He wants us to journey with him, get to know him, not run off to do things for him while we ignore him.

In a sense, Jesus asks, ’Aren’t you tired and burned out on all that religious stuff, anyway? Look, come walk with me, and I’ll help you get back your life, your real purpose. And even though it’ll require some hardvery hard—work, you’ll be energized by it because you’ll be living a life of abundance. You’ll be doing exactly what our Father created you to do, and more importantly, you’ll be exactly who I want you to be.’

Jesus says,

“Take my yoke upon you. Let me teach you, because I am humble and gentle, and you will find rest for your souls. For my yoke fits perfectly, and the burden I give you is light”
(Matthew 11:29–30 NLT).


.JBU abundantly.




JC Loves you most,


_yL_

Hidup adalah Proses

Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan,

“Apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?”

atau

“Kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya?”


Here is a wonderful explanation…

Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.

Saat itu ibunya sedang membuat kue dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya. Dengan senang hati anaknya berkata, “Tentu saja, I love your cake.”

“Nih, cicipi mentega ini,” kata Ibunya menawarkan.

“Yaiks,” ujar anaknya.

“Bagaimana dengan telur mentah?”

You’re kidding me, Mom.”

“Mau coba tepung terigu atau baking soda?”

“Mom, semua itu menjijikkan!!”

Lalu ibunya menjawab, “Ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak.”

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancangan-Nya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.

Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi dan sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada di setiap saat kita membutuhkan-Nya. Dia ada di setiap tempat dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.


.JBU abundantly.




Nikmati setiap proses itu,


_yL_

Following Jesus Some Of The Time

Knowing the correct password—saying “Master, Master,” for instance—isn’t going to get you anywhere with me. What is required is serious obedience—doing what my Father wills.
Matthew 7:21 (Msg)

Good afternoon; it’s so good to see you again. How are the washer and dryer working out for you? What’s that? Let me make sure I understand: You’re saying they aren’t working properly?

No worries! Here at the Cheap Grace Appliance and Application Center, we pride ourselves on being able to give sometime-support to our customers. And today, you’re fortunate: it’s one of the days we offer support! Okay, tell me what’s wrong.

Ah, there’s the problem—your expectations are too high! When you push the “start” button on any of our washers and dryers, they’re only obedient to that command some of the time. The fact that your appliances follow your directions most of the time is absolutely amazing. It simply isn’t going to get any better than that.

It’s like cheap grace. Nobody expects anybody to follow the commands of Jesus all of the time. Otherwise, we’d be fanatics, right? And, like these washing machines, if we keep the expectations low, then none of us will feel too much pressure to follow the commands of Jesus all the time. (wink) Know what I mean?

What? Your washer? Right, right—the owner’s manual says the spin cycle will always follow the wash and rinse, but I’m afraid only a few of our washers actually adhere to the Book. But, this should please you—many of our washers admit that, when you push the wash button and they don’t respond to your command , they agree they are doing wrong. You could say they’re sinning instead of spinning. Ha—okay, sorry, just a little service and support humor.

Well, I’m glad I could explain all of this to you. Thanks for coming by—say, that looks like a mustard stain on your shirt? You really should wash that soon.


.JBU abundantly.




JC Loves you Most,


_yL_

Thursday, August 5, 2010

Membersihkan 'rumah'

Membersihkan 'rumah'

Minggu lalu aku membuang KEKUATIRAN,
sudah usang dan menghalangiku menjadi diri sendiri dan membuat aku tak berbuat seperti jalan Tuhan.
Aku membuang KEPUTUSASAAN,
mereka hanya menyesakkanku saja.

Memberikan tempat untuk PERTUMBUHAN.

Menyingkirkan MIMPI USANG dan KERAGUAN.

Aku membuang buku tentang MASA LALU (pun tidak sempat membacanya), menggantinya dengan CITA-CITA BARU, dan mulai membacanya hari ini. :D

Aku menyingkirkan KEBENCIAN dan KENANGAN BURUK (ingat bagaimana aku begitu apik menyimpannya ??).

Aku juga memilih FILOSOFI BARU, yang lama sudah aku buang.
Membeli beberapa buku baru juga, judulnya AKU MAMPU, AKU MAU, dan AKU HARUS.
Membuang AKU MUNGKIN, AKU PIKIR, dan AKU INGIN.

Wow..
debunya banyak sekali.

Aku juga mendatangi KAWAN LAMA,
sudah lama tdk menjumpai-Nya.
Aku rasa nama-Nya TUHAN.

Ya..
aku sungguh menyukai gaya-Nya, Dia menolongku dalam pembersihan ini.

Aku juga menambahkan beberapa benda seperti DOA, HARAPAN, dan IMAN.

Ya..
kuletakkan mereka semua di rak.

Aku mengambil benda spesial ini, dan meletakkannya di depan pintu, namanya KEDAMAIAN.

Tidak ada yang dapat membuatku kecewa lagi.

Ya rumahku sudah terlihat nyaman. Terlihat indah sekelilingnya.
Sudah tidak ada lagi tempat untuk KEKUATIRAN dan MASALAH.

Sangat baik membersihkan rumah, membuang barang-barang usang dari rak. Sekarang semuanya bersih cemerlang.

Mungkin,
KAMU HARUS MENCOBANYA SENDIRI, DIBERKATILAH DAN JADILAH BERKAT UNTUK ORANG LAIN !!!




.JBU abundantly.




Bersihkan 'rumahmu',


_yL_

HUMANITY ^_^

Manusia selalu seperti itu..

Waktu masalah, beban, penderitaan, kesusahan, tekanan, penyakit, dan hal-hal tidak nyaman lainnya datang,
mereka pasti akan bilang,
'KENAPA HARUS AKU ???'

Tapi waktu kebahagiaan, tawa, kelegaan, sukacita, dan hal-hal menyenangkan lainnya datang,
tidak ada satu pun yang bilang,
'KENAPA HARUS AKU ???'

Tapi inilah kenyataannya.

Kamu suka berpikir bahwa masalah-masalah itu datangnya dari TUHAN YESUS, padahal semua itu datang dari kamu sendiri.
(Yakobus 1:13-14)

Kamu juga suka kuatir dengan masalah dalam hidup ini, padahal Allah menjanjikan jalan keluar.
(1 Korintus 3:10)

Setiap masalah datang, kamu lebih memilih mengadu pada orang disekitarmu, padahal Allah sedang memandang dengan penuh harap bahwa kamu akan datang mengadu dan meminta tolong pada-Nya karena Ia sudah menyediakan kelegaan.
(Matius 11:28)

Selalu gunakan waktu TUHAN YESUS, supaya semua indah pada waktunya..
(Pengkhotbah 3:10)

Sahabat terkasih,
Hidup orang Kristen itu seperti emas yang dimurnikan.
Harus di bakar terus menerus.
Hingga TUHAN YESUS bisa melihat diri-Nya dalam dirimu..
^_^




.JBU abundantly.



JC with Us,

_yL_

KARENA CINTA ??


KARENA CINTA ??

Ada yang bilang
Kita belum merasakan cinta
Bila kita belum kehilangan
Kehilangan yang sakit...
Kehilangan yang perih...

Dan ada juga yang bilang
Kita belum merasakan cinta
Bila kita belum merasakan pengorbanan
Ia yang berkorban untuk mundur...
Atau kita yang berkorban untuk mundur...

Mengapa harus ada yang kehilangan....???
Mengapa harus ada yang berkorban...???
Karena cinta kita terlalu kecil...
Atau karena cinta yang kita yang kita miliki terlalu besar ??????






.JBU abundantly.


Karena Cinta,
_yL_